Jalan Layang Terpanjang Di Bandar Lampung

Suasana Malam di Jalan Layang Gajah Mada-Juanda Dilihat dari Jl. Juanda (Foto : Rifky Indrawan)

Jalan layang yang menghubungkan Jl. Gajah Mada dan Jl. Juanda adalah jalan layang terpanjang di Bandar Lampung. Jalan layang ini membentang dari Jl Juanda hingga persimpangan Jl. Gajah Mada dan Jl. Perintis Kemerdekaan dengan melewati bagian atas Jl. Sudirman dan rel kereta api.

Jalan layang yang membentang di bangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Walikota Herman HN. Jalan layang ini selesai dibangun pada tahun 2013 dan diresmikan langsung oleh Walikota Bandar Lampung, Herman HN, pada perayaan deti-detik tahun baru 2014. Pembangunan jalan layang terpanjang di Bandar Lampung ini dibiayai dengan anggaran sebesar Rp. 60 miliar.

Suasana Malam di Jalan Layang Gajah Mada-Juanda Dilihat dari Jl. Gajah Mada (Foto : Rifky Indrawan)

Tinggi jalan layang Gajah Mada-Juanda ini mencapai 10 meter. Jalan layang ini memiliki dimensi panjang 585 meter dan dimensi lebar 9 meter.

Di titik persimpangan Jl. Gajah Mada dan Jl. Perintis Kemerdekaan, jalan layang ini dipercantik dengan tugu bambu dan taman kecil. Sejak tahun 2016, tiang-tiang penyangga jalan layang ini dipercantik dengan mural ornamen Lampung yang dibuat seniman Lampung.

Keberadaan jalan layang Gajah Mada-Juanda ini mampu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di persimpangan Jl. Gajah Mada dan Jl. Perintis Kemerdekaan, di perempatan Jl. Juanda, Jl. Sudirman, Jl. Gatot Subroto dan Jl. Gajah Mada, serta di perlintasan kereta api Jl. Gajah Mada. Di saat malam hari, di taman Tugu Bambu dan area bawah jalan layang ini menjadi tempat favorit warga Bandar Lampung untuk berkumpul. (Rifky)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *