Kenapa NGO/LSM/CSO Harus Menggunakan Open Source ?

Alasan praktis mengapa LSM dan Organisasi yang bekerja dengan mereka harus menggunakan Perangkat Lunak Bebas/Gratis Kode Terbuka (FOSS) :

  1. Logo Open Source

    Virus – Setiap OS lain selain Windows akan memiliki lebih sedikit masalah dengan virus.

  2. Stabilitas – GNU/Linux adalah sistem operasi yang sangat stabil, dan stabilitas Mac telah meningkat pesat dengan OS X yang didasarkan pada Free Software.
  3. Biaya – Tidak ada biaya lisensi (baik di awal maupun tahunan), tidak ada wajib upgrade (Anda bisa menentukan sendiri mau upgrade atau tidak), serta tidak ada biaya eksternal untuk mencoba atau menyesuaikan kode untuk memenuhu kebutuhan Anda.
  4. Perbaikan bug cepat – Pada proyek aktif, waktu perputaran bug-fixing biasanya diukur dalam beberapa minggu, bukan bulan atau tahun.
  5. Tidak ada administrasi lisensi – Tidak diperlukan untuk melacak perjajian lisensi.
  6. Modifikasi – Mudah untuk memodifikasi-nya disesuaikan dengan kebutuhan organisasi Anda.
  7. Dukungan teknis – Sering tersedia secara gratis (jika ada yang tahu dimana mencarinya). Komunitas seringkali memberikan jawaban yang dibutukan pada setiap kendala yang dihadapi.
  8. Getting better all the time – Open Source menjadi lebih mudah dalam penggunaanya serta handal.

Alasan Etika untuk menggunakan Perangkat Lunak Bebas/Gratis Kode Terbuka (FOSS)

a) Komunitas Perangkat Lunak
Jika sebuah organisasi menghadapi masalah, ada kemungkinan organisasi yang lain mengalami hal serupa. Dengan berbagi solusi, mereka membuka peluang agar organisasi lain dapat menghidari kejadian serupa. Semakin kita membangi solusi dan pengalaman kita semakin baik kita menghadapi kendala di masa depan.

Gerakan OSS juga menekankan untuk bekerja sama dalam pemecahan masalah dan bebas memberikan bantuan antar pengguna, tidak ada yang dibiarkan sendirian untuk menangani masalah jika mereka meminta bantuan, dan bantuan yang ditawarkan umumnya adalah gratis kalaupun ada yang berbayar itu pasti terjangkau.

Ada sebuah tanggung jawab pribadi dan organisasi untuk dapat berkontribusi kembali kepada komunitas pengguna dan pengembang dari mana anda mendapatkan manfaat. Laporan bug, umpan balik pengguna, permintaan tambahan fitur dan masih banyak lagi cara untuk orang dapat berpartisipasi didalamnya.

b) Kerjasama
Kerjasama adalah bagian penting dari setiap gerakan keadilan sosial yang sukses. LSM harus bekerja sama untuk mengembangkan alat yang memenuhi kebutuhan mereka. Lisensi Open Source adalah cara terkuat untuk memastikan bahwa alat ini tetap bebas dan mudah diakses.

Gerakan Open Source beride dari bahwa individu maupun kelompok bebas berkolaborasi dan dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk dapat menciptakan apa yang mereka butuhkan dari pada sekedar mengikuti monopoli besar yang hanya memberikan keuntungan kepada pemegang saham. Ini merupakan dasar untuk setiap filsafat keadilan sosial.

c) Aksesbilitas/Kesetaraan
Gerakan OSS mempromosikan dua ide yang berhubungan : siapa saja yang memiliki pengetahuan dapat melakukan pekerjaan dan pengetahuan harus bebas tersedia untuk semua orang yang menginginkannya. Dalam abad informasi, adalah penting bahwa teknologi dapat terjangkau dan terdesentralisasi.

d) Berpikir Global, Bertindak Lokal
Gerakan OSS adalah sebuah contoh berpikir secara global dan bertindak secara lokal. Gerakan ini sepenuhnya bergantung pada internet untuk memungkinkan programmer agar dengan mudah berkomunikasi dan bekerja sama, tetapi masing-masing programmer yang terlibat adalah mereka yang menangani isu-isu lokal. OSS mengakui hak pengguna untuk mengontrol alatnya sendiri.

Perusahaan sering mencari pasar untuk mendominasi dan Microsoft adalah contoh yang paling baik dari sebuah perusahaan yang telah bekerja keras untuk menghilangkan persaingan dalam upaya strategis utnuk memperoleh monopoli efektif. Monopoli tidaklah berkelanjutan dan menjadi berbahaya ketika mereka hanya bertanggung jawab kepada pemegang saham/pemilik.

e) Penciptaan pengetahuan/Kepemilikan
Sedangkan masalah pembayaran hak cipta dan royalti sedang banyak dibahas, perhatian yang lebih fundamental dalam pengembangan perangkat lunak adalah perlindungan hak untuk bebas membuat dan mendistribusikan aplikasi serta ide. Hak ini saat ini terancam oleh upaya perusahaan untuk membatasi pengembangan dan komunikasi.

Banyak LSM prihatin dengan masalah kekayaan intelektual, seperti Genectically Modified Organisme (GMO). Ada hubungan yang penting atara pertempuran mematenkan kehidupan dan pertempuran atas mematenkan ide.

f) Pengembangan dari Sisi Permintaan
Produk OSS sukses maupun gagal sebenuhnya berada pada kemampunanya sendiri, tidak ada departemen PR yang mencoba untuk meyakinkan konsumen pasif untuk meng-upgrade. Perkembangan dan penyebaran OSS hampir sepenuhnya tergantung pada kebutuhan pengguna akhir. Ini berarti bahwa permintaan konsumen mendorong pengembangan OSS ini.

Sementara ”Manufaktur perangkat lunak” difokuskan pada vendor dan model bisnis dari sektor manufaktur, OSS mencakup semua sektor ekonomi dan dapat mencakup banyak model bisnis yang lebih. Hal ini membuat OSS inheren lebih fleksibel dan tahan dari “manufaktur perangkat lunak”.

g) Lebih baik dari membajak
Software bajakan masih membantu perangkat lunak komersial mendapatkan tempat yang dominan dipasar. Hal ini jaul lebih buruk bagi perusahaan Anda jika perusahaan Anda hanya menggunakan versi ilegal dan dibajak dari produk mereka. Pada saat yang sama, OSS memungkinkan pengguna untuk secara bebas menyalin dan mendistribusikan perangkat lunak tanpa melanggar hukum.

Sumber Daya

Tulisan ini pertama kali di unggah pada Rabu, 22 Juni 2011 pukul 17:34 WIB oleh Agus Triwanto di http://bit.ly/XWzadq. Disebarluaskan oleh Suara Kota 107,7 FM – Bandar Lampung dalam rangka kampanye penggunaan Linux. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *